Jangan Salah! Ini Panduan Ziarah ke Madinah Sesuai Sunnah
Pertanyaan:
Assalamu'alaikum Ustadz, Saya mengenal sekelompok saudara yang akan mengunjungi Masjid Nabawi setelah menunaikan haji tahun ini. Kami ingin meminta nasehat dan petunjuk dari Ustadz agar ibadah kami di sana benar, penuh berkah, dan sesuai sunnah. Apa yang sebaiknya kami perhatikan dan lakukan selama berada di Masjid Nabawi dan Madinah?
Jawaban
Alhamdulillah, berikut beberapa panduan penting bagi yang akan mengunjungi Masjid Nabawi:
- Hargai Madinah dan Masjid Nabawi: Bersikap sopan, tenang, dan hindari hal-hal yang menodai kesucian kota atau masjid. Jangan menyebarkan hal-hal yang salah atau bid'ah.
- Kunjungan ke Masjid Nabawi sunnah, bukan wajib: Beribadah dan shalat di sana pahalanya besar, tapi tetap Masjidil Haram yang paling utama. Jangan menganggap kunjungan ke makam Nabi ﷺ sebagai wajib atau mendatangkan pahala khusus.
- Shalat di Raudah (area antara mimbar dan makam Nabi ﷺ): Disunahkan dua rakaat atau lebih. Hormati orang lain, jangan berdesakan.
- Disunahkan shalat di Masjid Quba, pahalanya seperti melakukan umrah.
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَن تَطَهَّرَ فِي بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلَاةً كَانَ لَهُ أَجْرُ عُمْرَةٍ
"Barang siapa yang berwudhu di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba dan shalat di sana, maka pahalanya setara dengan pahala umrah." (HR. Imam Ibnu Majah no. 1412)
- Mengunjungi makam Nabi ﷺ dan sahabatnya (hanya untuk pria): Untuk memberi salam dan mendoakan mereka. Wanita sebaiknya tidak mengunjungi makam. Jangan melakukan hal-hal yang termasuk syirik, seperti menyentuh, mencium, atau minta bantuan pada makam.
- Hanya Allah Ta'ala tempat bergantung: Jangan menyekutukan Allah atau meminta pertolongan kepada orang mati.
7. Selain Masjid Nabawi dan Masjid Quba, tidak disunnahkan mengunjungi masjid-masjid lain di Madinah hanya untuk tujuan ibadah tertentu atau berharap pahala dari tempat itu. Nabi ﷺ dan para sahabat tidak memerintahkan untuk sengaja menuju lokasi tertentu hanya karena beliau pernah shalat di sana.
- Bagi laki-laki yang mengunjungi Madinah, disunnahkan untuk menziarahi kuburan Baqi' dan makam para syuhada Uhud untuk memberi salam dan mendoakan mereka.Diriwayatkan dari sahabat nabi Buraidah radhiyallahu 'anhu, bahwa Nabi ﷺ mengajarkan mereka ketika pergi ke kuburan untuk mengucapkan:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، نَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
"Assalamu'alaikum ahl al-diyar min al-mu'minin wa al-muslimin, wa inna in syaa Allahu bikum lahiqoon, nas'alullah lana wa lakum al-'afiyah."
Artinya:
"Semoga keselamatan tercurah atas kalian, penghuni negeri ini dari kaum mukmin dan muslim. Insya Allah kami akan menyusul kalian, kami memohon kepada Allah kebaikan dan kesehatan untuk kami dan kalian." (HR. Imam Muslim)
10. Ziarah kubur disyariatkan untuk mengambil pelajaran dari kematian dan mendoakan yang meninggal. Pengunjung tidak boleh mengucapkan hal yang mengandung syirik/kufur. Tujuan utama adalah mengingat kematia dan doa bagi yang meninggal.
Kesimpulan:
Kunjungi Masjid Nabawi dengan sopan, shalat di sana dan di Raudah, kunjungi Masjid Quba, hormati makam Nabi dan sahabat dengan cara yang benar, dan selalu ingat bahwa hanya Allah Ta'ala yang bisa memberi manfaat dan menolak bahaya.
Beri komentar